Home » Fanfiction » Chapter » [FF] Mystery Of The School (2)

[FF] Mystery Of The School (2)

Capture22_26_30
Nama author : hilda yeminhL
Judul : Mystery Of The School (part 2)
Genre : horror, romance
Length : chaptered
Main Cast :
Choi Kyumi (OC)
Lee Jieun/IU
Bae Suzy (Miss A)
Park Jiyeon (T-Ara)
Kim Myungsoo/L (INFINITE)
Kim Sunggyu (INFINITE)
Lee Howon/Hoya (INFINITE)
Choi Minho (SHINee)
Lee Taemin (SHINee)
Kim Kibum/Key (SHINee)
Kim Jonghyun (SHINee)
Other Cast :  temukan sendiri
N/B : Cerita ini hanya inspirasi author belaka, dan murni karangan author. Yang gak suka gak usah dibaca, yang baca jangan lupa RCL ya. Don’t bashing, don’t plagiating, don’t be siders

Mereka kembali berusaha untuk keluar dari kelas ini. Mereka terus menggedor pintu tersebut, tetapi percuma saja tidak ada orang disana.

” Ottoke? ” Ujar kyumi.

” Bagaimana kalau kita pecahkan kaca saja? ” Myungsoo memberi ide.

” Setelah memecahkan kaca, kita harus mengganti kaca ini dan berurusan lagi dengan sekolah. Cari ide lain. “

” Hemm, kau bawa ponsel? ” Tanya myungsoo.

” Bawa, tapi ponselku baterainya habis. ” Ujar kyumi seraya memanyunkan bibirnya.

” Hahh, percuma saja. “

” Bagaimana denganmu? Kau bawa ponsel kan? ” Tanya kyumi balik.

” Bawa. Tapi pulsanya tinggal sedikit. “

” Coba saja kau telepon. Mungkin saja masih bisa. “

Myungsoo mengeluarkan ponselnya dari tas punggungnya, lalu mencari kontak sunggyu.

” Ayo angkat. ” Ujar myungsoo.

Terdengar bunyi operator pertanda ponselnya tidak dijawab.

” Kau telepon hoya saja. “

Myungsoo pun mencoba menghubungi hoya tetapi sayang ponselnya tidak aktif.

” Aisshhh, siapa lagi yang harus ku telepon. “

” Minho? Kau menyimpan nomornya. “

” Ne, apa harus dia? “

” Ayolah, tidak ada waktu lagi. “

Myungsoo pun mencari kontak minho dan mencoba menghubunginya. Minho pun mengangkat teleponnya.

” Yeoboseo. ” Ujar minho.

” Ahhh minho ahh. ” Ujar myungsoo kaku.

” Sini biar aku saja. ” Ujar kyumi sambil merebut ponsel myungsoo dari tangan myungsoo.

” Yaa minho, kau bisa tolong kami. Kami terkunci di kelas 1-2. Cepat tolong kami. Dan ingat, jangan datang sendiri, ajak yang lain. “

” Kau bersama myungsoo? Bagaimana keadaanmu sekarang? ” Tanya minho.

” Tidak usah banyak tanya, ponsel ini pulsanya terbatas. Cepat tolong kami. “

” Baiklah, aku segera kesana. ” Ujar minho dan langsung menutup ponselnya.

Kyumi dan myungsoo bernapas lega, akhirnya mereka dapat bantuan.

” Aku harap mereka cepat datang. ” Ujar myungsoo.

” Hemm. “

” Kyumi ahh, apa kau tidak melihatnya disini? ” Tanya myungsoo.

” Melihat apa? “

” Melihat itu. “

” Ahh, anio. Dia tidak ada disini. “

” Syukurlah. Kyumi ahh, ngomong-ngomong aku minta maaf masalah tadi. “

” Tidak perlu. Lupakan saja. “

” Aku tidak bisa menahan kekesalanku. “

” Sudahlah, bukan salahmu. Aku tidak menyalahkanmu. “

” Aku hanya tidak suka kau dekat dengan… “

” Myungsoo ahh. ” Ujar kyumi memotong pembicaraan myungsoo.

” Huh, wae? “

” Dia ada disini. Dia sedang duduk di bangku sebelah sana. ” Ujar kyumi.

Myungsoo pun menoleh ke arah bangku yang kyumi maksud.

” Aku melihatnya. ” Ujar myungsoo.

” Mwo? Kau bisa melihatnya? ” Tanya kyumi.

” Hemm. “

” Myungsoo ahh, aku. Aku takut. “

” Nado. “

Kyumi dan myungsoo pun hanya bisa diam terpaku. Mereka tidak bergerak sedikitpun bagaikan es yang membeku. Tak lama kemudian, minho dan yang lainnya pun datang menolong. Minho mengetuk pintu tersebut.

” Minho ahh. Tolong kami. ” Ujar kyumi yang sadar kalau minho sudah datang.

Minho pun mencoba memutar knop pintu, dan anehnya pintu tersebut tidak terkunci. Dengan mudah nya minho membuka pintu tersebut

” Apa-apaan kalian? Kalian mau mempermainkan kami? ” Tanya key.

” Apa maksudmu? ” Tanya myungsoo.

” Pintunya tidak terkunci. ” Ujar jonghyun.

” Mwo?? Kami tidak mempermainkan kalian. Tadi itu, pintunya benar-benar terkunci. ” Jelas myungsoo.

” Tapi, kenapa saat kami buka tidak terkunci sama sekali? ” Tanya hoya.

Kyumi dan myungsoo pun saling tatap satu sama lain, dan mereka berdua kembali menoleh ke arah bangku, dan ternyata hantu itu tidak ada lagi.

” Untuk apa kami mempermainkan kalian. Kami benar-benar terkunci tadi. ” Ujar kyumi.

” Bagaimana kalian bisa ada disini? ” Tanya minho.

” Sebelum pulang, kami ke perpustakaan dulu. Saat di perpustakaan awalnya tadi ada beberapa murid, setelah itu tinggal kami berdua. Dia menampakan dirinya dihadapan myungsoo dan tentunya aku bisa melihatnya. Karena panik, kami langsung lari dan masuk ke kelas ini. Lalu, tiba-tiba pintunya tertutup dan terkunci. ” Jelas kyumi

” Aneh sekali, padahal kami mudah sekali membukanya. ” Ujar sunggyu.

” Sudahlah, ayo kembali ke asrama. Dari pada kita berlama-lama disini. ” Ujar minho.

Mereka semua pun kembali ke asrama.

Kyumi, jieun, suzy, jiyeon’s room

Suzy sedang berada di dapur untuk mencari beberapa camilan untuk di bawa ke kamar. Saat suzy sedang mencari-cari, suzy mendengar suara yang memanggil namanya.

” Suzy ahh. “

” Ne, kyumi ahh tunggu saja. Sebentar lagi. ” Sahut suzy.

Lalu, suzy pergi ke kamar dengan membawa beberapa camilan.

” Kau lapar ya kyumi? ” Ujar suzy.

” Heh? “

” Kau seperti tidak sabar. Baru saja aku ke dapur kau sudah memanggil-manggilku. “

” Memanggilmu? ” Tanya kyumi heran.

” Ne, kau beberapa kali memanggilku. “

” Aku tidak memanggilmu. ” Ujar kyumi.

” Jangan main-main kyumi ahh. “

” Anio sungguh. “

” Jiyeon dan jieun, kalian memanggilku? “

” Untuk apa kami memanggilmu. ” Ujar jieun dan jiyeon.

” Lalu, siapa yang memanggilku? ” Tanya suzy.

” Mungkin perasaanmu saja. ” Ujar kyumi menenangkan.

” Tidak mungkin, aku mendengar jelas suaranya. “

Kyumi hanya diam. Sepertinya kyumi tahu siapa yang melakukan itu.

Myungsoo, sunggyu, hoya’s room

Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Sunggyu sudah terlelap lebih dulu dibanding hoya dan myungsoo. Hoya sebenarnya sudah tertidur, namun ia terbangun karena bunyi yang sedikit berisik berasal dari dapur. Namun setelah itu, ia tetap melanjutkan tidurnya. Hoya mengalami sedikit gangguan, selama tidur ia terus merasa selimutnya ditarik oleh seseorang. Karena terus membetulkan selimutnya, alhasil hoya jadi kurang tidur ditambah ia mendengar bunyi berisik dari arah dapur.

Keeseokan harinya, kantung mata hoya terlihat menghitam karena kurang tidur tadi malam.

“ yaaa hoya ahh, kenapa matamu seperti itu? Wajah mu menjadi buruk. “ ejek sunggyu.

Hoya pun melemparkan bantal yang dipegangnya ke wajah sunggyu. Namun, sunggyu tetap saja tertawa puas.

“ kalian ini, pagi-pagi sudah ribut. Cepat sana sarapan. “ omel myungsoo

“ baik myungsoo ahjussi. “ ujar sunggyu

“ mwo ahjussi? Yaa sunggyu ahh, wajahmu yang lebih mirip ahjussi dibanding myungsoo. “ ceplos hoya.

“ mwoya? Enak saja, begini-begini aku memiliki banyak fans di sekolah. “ ujar sunggyu bangga.

“ huuuhhh. “ hoya mendengus.

“ sunggyu ahh, kau memang memiliki banyak fans tapi fans mu itu rata-rata halmeoni-halmeoni. “ ujar myungsoo

Hoya pun tertawa terpingkal-pingkal mendengar ucapan myungsoo.

“ diamlah kau hoya. Kau juga myungsoo. “ ujar sunggyu kesal.

“ myungsoo, kau semalam kelaparan ya? “ tanya hoya.

“ kelaparan? Anio. “

“ aku semalam mendengar suara berisik-berisik dari arah dapur. Aku kira itu kau, karena kalau sunggyu itu tidak mungkin. Dia saja sudah tidur nyenyak. “ ujar hoya.

“ anio, aku tidak ke dapur. Aku pun tidur nyenyak semalam. “ ujar myungsoo.

“ berarti suara yang ku dengar itu suara apa? “ tanya hoya.

“ mungkin perasaanmu saja. “ ujar myungsoo.

“ bukan hanya itu. Semalam aku merasa ada yang terus menariki selimutku. Karena itulah aku kurang tidur, aku sibuk membetulkan selimutku, kalau tidak aku bisa kedinginan. “ ujar hoya.

Myungsoo dan sunggyu saling menatap satu sama lain.

“ jangan, jangannnnnnnn. “ ujar sunggyu mencoba menakuti hoya.

“ hentikan sunggyu ahh, kau mau wajah mu kusiram susu hangat ini. “ ujar hoya sedikit takut.

“ hahahahaha, ternyata kau penakut. “ ujar sunggyu.

“ myungsoo ahh, kau sudah pernah kan melihat hantu toilet itu di perpustakaan bersama kyumi kemarin. Apakah kau melihat wajahnya seperti apa? Apa mengerikan? “ tanya sunggyu.

“ anio, aku tidak melihat terlalu jelas. “ ujar myungsoo berbohong.

“ sudahlah, cepat habiskan sarapan. Nanti kita terlambat. “ ujar hoya.

Setelah sarapan, mereka bertiga pun bersiap untuk berangkat ke sekolah.

Kyumi, jieun, jiyeon, dan suzy sedang berada di kelas. Jiyeon seperti biasa sedang bercermin sambil mengobrol dengan suzy. Sedangkan jieun sedang membaca buku dan kyumi hanya mendengar musik dari ponselnya. Jonghyun terus memperhatikan jiyeon sedari tadi seraya senyum-senyum sendiri, begitu juga dengan key. Key terus memperhatikan jieun yang sedang fokus membaca. Sedangkan minho dan taemin hanya mengobrol saja.  Tak lama kemudian, sunggyu, myungsoo, dan hoya datang. Hoya melihat ke arah key yang sedang memperhatikan jieun.

“ huhh, kenapa dia memperhatikan jieun terus. “ gerutu hoya.

Sunggyu langsung duduk di bangkunya dan ikut mengobrol bersama minho dan taemin. Sedangkan myungsoo, langsung menghampiri kyumi.

“ kyumi ahh. “

“ myungsoo ahh, wae? “

“ ikut aku sebentar, ada yang ingin ku bicarakan. “

“ baiklah. “

Kyumi pun mengikuti myungsoo keluar kelas.

Minho yang melihat hal itu hanya diam dan mengomel dalam hati.

“ err, pagi-pagi dia sudah mengganggu kyumi. “ gerutu minho dalam hati.

“ myungsoo dan kyumi kelihatan dekat sekali. Myungsoo pagi-pagi sudah menemui kyumi dulu. “ gumam jieun dalam batin

Ternyata jieun diam-diam menyukai myungsoo.

Myungsoo dan kyumi berdiri di depan kelas 3-2. Kyumi nampak heran dengan wajah myungsoo yang tampak serius sekali.

“ kau mau bicara apa?  “ tanya kyumi.

“ hoya, hoya sudah mulai diganggu oleh hantu itu. “

“ jeongmal? Oohh suzy juga. Semalam dia seperti mendengar suaraku, tapi padahal aku tidak memanggilnya. “

“ berarti ia sudah mulai menganggu satu persatu dari kita. “ ujar myungsoo

“ kau benar. Kemarin kita juga sudah di ganggu. “

“ hehe ne. Itu mengerikan sekali. Baru pertama kalinya aku melihat hantu. “

“ apa terbawa mimpi? “

“ untung saja tidak. Aku tidak membayangkan jika aku jadi kau. “

Kyumi hanya tersenyum begitu juga myungsoo.

“ kau ingin melihatnya lagi? “ tanya kyumi.

“ anio. Aku tidak mau. “

“ kau takut ya. “ ujar kyumi.

“ anio. “

“ hahahah. “

“ diamlah jangan tertawa. “

“ geurae geurae. Kajja kita masuk kelas. “

Kyumi dan myungsoo masuk kelas sambil ketawa ketiwi. Itu membuat minho semakin kesal.

“ sunggyu ahh, kyumi dan myungsoo kelihatan dekat sekali. “ ujar taemin.

“ ne, arra. Mungkin myungsoo menyukai kyumi. “ ujar sunggyu.

“ sudahlah, jangan bilang hal itu disini. “ ujar minho.

“ kenapa kau tiba-tiba marah? “ tanya sunggyu heran.

Seonsangnim pun telah masuk kelas. Namun, sunggyu tidak menyadari kalau seonsangnim sudah masuk kelas. Dia pun tetap mengobrol dengan taemin.

“ yaa sunggyu. “ panggil myungsoo

Sunggyu tidak mendengar panggilan myungsoo saking asyiknya mengobrol. Taemin pun tidak menyadari jika seonsangnim masuk.

Jieun kesal karena beberapa kali myungsoo memanggil sunggyu, ia tidak mendengar.

“ yaaaa sipitttttt. “ ujar jieun seraya melemparkan gumpalan kertas ke kepala sunggyu.

“ yaa, jieun ahh kau ini kenapa? “ omel sunggyu.

“ myungsoo sudah memanggilmu beberapa kali kau tidak mendengar. Jangan-jangan kau tidak pernah membersihkan telingamu ya. “ ujar jieun

Myungsoo tertawa mendengar perkataan jieun tetapi berusaha menahannya agar tidak ketahuan seonsangnim. Begitu juga dengan hoya

“ enak saja kau bicara. “

“ kau tidak lihat. Itu lihat seonsangnim sudah datang daritadi tapi kau malah asyik mengobrol.” Omel jieun

“ huh kau cerewet sekali. “ gerutu sunggyu

Seonsangnim pun keluar kelas sebentar karena ada panggilan dari kepala sekolah.

“ jieun ahh, kau perhatian sekali. “ ujar key.

“ apa kau? Nimbrung pembicaraan orang saja. “ omel jieun

“ betul itu. “ timpal hoya.

“ diamlah kau hoya. Aku tidak bicara denganmu. Aku kan bicara dengan jieun. “

“ hahh, siapa yang mengajakmu bicara? “ ujar jieun

Kyumi dan myungsoo pun tertawa begitu juga dengan sunggyu dan minho

“ yaa myungsoo ahh, apa kau menertawakanku? “ ujar key

“ yaa kenapa kau jadi memarahi myungsoo? “ tanya jieun membela myungsso.

“ jieun ahh, kenapa kau lebih membelanya daripada aku. Key yang tampan ini. “

“ hahh tampan. Tampan darimana? Tentu saja aku lebih membela myungsoo daripada orang stress sepertimu. “ ujar jieun.

“ kau memang tampan, tapi jika orang buta yang melihatnya. “ ceplos sunggyu.

“ hahahahahaa. “ jieun, hoya, myungsoo, kyumi, dan minho tertawa serentak. Suzy, jiyeon, taemin, jonghyun, dan seluruh murid di kelas pun memandang ke arah mereka.

Key hanya mngerucutkan bibirnya.

“ yaaa tertawa kalian besar sekali. “ ujar jiyeon.

“ aku rasa tertawa kalian tadi terdengar di kelas sebelah. “ ujar suzy.

Sunggyu pun menoleh ke arah suzy. Dan dia senyum-senyum sendiri seperti orang gila.

“ kyumi ahh, tampak nya key menyukai jieun. “ ujar myungsoo.

“ ne memang. Tampaknya hoya juga begitu. “ ujar kyumi.

Myungsoo pun melihat sunggyu yang sedang tersenyum-senyum sendiri.

“ yaa sipit. Ehh maksudku sunggyu ahh? “ ujar myungsoo yang sedikit keceplosan.

“ apa katamu tadi? Sipit? Yaaaaa kau myungsoo. “ gerutu sunggyu

“ lihat, myungsoo saja memanggilmu sipit. Hihihi. “ ujar jieun seraya tertawa.

“ huhh ini semua gara-gara mu jieun ahh. “ geram sunggyu.

“ ahh karena tertawa terus aku jadi ingin ke toilet. Kyumi ahh, temani aku ke toilet. “ ujar jieun

“ hemm kajja. “

Kyumi dan jieun pun berjalan menuju toilet.  Sesampai disana jieun masuk ke toilet nomor 1, sedangkan kyumi menunggu di dekat wastafel. Sebelum jieun masuk, kyumi sudah lebih dulu melihat ada sesosok hantu di dalam toilet itu. Kyumi ingin melarang jieun masuk, tapi jieun sudah lebih dulu menutup pintunya. Di dalam toilet, jieun mendengar seperti suara orang bernyanyi. Namun, hanya jieun yang mendengar sedangkan kyumi tidak. Setelah itu jieun keluar dari toilet.

“ kyumi ahh, siapa yang bernyanyi tadi, suaranya merdu sekali. “

“ suara bernyanyi? “

“ hmm. Pasti bukan kau kan? Setahuku kau tidak bisa bernyanyi. “

Kyumi hanya diam, sepertinya kyumi mengetahui suara siapa yang di dengar oleh jieun itu.

Kyumi dan jieun kembali ke kelas.

“ yaa jieun ahh, kenapa lama sekali? “ tanya key.

“ memangnya urusanmu. “ ujar jieun ketus

“ wakakakakaka. “ sunggyu tertawa.

“ myungsoo ahh. “ ujar kyumi dengan suara pelan.

“ ahh? “

“ sekarang jieun. Di toilet. “

Meski kyumi hanya berkata singkat. Tapi, sepertinya myungsoo langsung mengerti apa yang kyumi maksud.

Bel istirahat berbunyi. Seluruh murid menghambur keluar kelas. Kyumi, jieun, suzy, dan jiyeon, langsung menuju ke kantin. Taemin dan minho sudah lebih dulu berada di kantin.Taemin ingin memulai menyantap makanannya, ia ingin mengambil sumpit yang berada di atas meja. Namun, saat tangan taemin ingin meraih sumpit tersebut, sumpit tersebut berjalan sendiri menjauh dari taemin. Taemin heran sendir dan terdiam sejenak. Sedangkan minho tidak melihat apa yang terjadi, ia sibuk menyantap makanannya. Kemudian taemin sekali lagi meraih sumpit itu namun lagi-lagi sumpit itu berjalan. Karena kesal dan juga sedikit takut, akhirnya taemin mengambil sumpit tersebut secepat kilat.

“ yaa taemin ahh, kau kasar sekali mengambil sumpit itu. Kau kira aku ingin makan sumpit itu. “ gerutu minho.

“ mian minho ahh. “

Saat taemin sedang menikmati makannya, tiba-tiba seperti ada yang menendang kakinya.

“ yaa minho ahh. Aku tahu kakimu panjang, tetapi jangan menendang kakiku. “ omel taemin

“ apa maksudmu? Aku tidak menendang kakimu. “

“ lalu, kenapa seperti ada yang menendang kakiku. “

“ heh? Jangan bercanda kau taemin. “

Saat taemin dilanda ketakutan, dan minho kebingungan. Kyumi dan jieun datang menghampiri mereka.

“ minho ahh, taemin ahh. boleh kami duduk disini? Meja yang lain tampak penuh. “ tanya kyumi.

“ oh tentu saja. Duduk saja. “ ujar minho.

Saat kyumi duduk, kyumi tidak sengaja melihat ke arah bawah dan melihat sesosok wanita yang sedang duduk di dekat kaki taemin. Jieun pun ternyata juga melihat hal yang sama seperti kyumi.

“ yaaa minho ahh, sungguh bukan kau yang menendang kaki ku? “ tanya taemin lagi.

“ untuk apa aku menendang kakimu, taemin ahh. “ ujar minho.

“ menendang? “ tanya kyumi.

“ ne, taemin bilang seperti ada yang menendang kakinya. Mungkin perasaanmu saja, taemin ahh. “ ujar minho

“ tapi, aku benar merasakannya. “ ujar taemin.

Kyumi pun menoleh ke arah jieun. Kyumi melihat jieun yang hanya terdiam.

Setelah selesai, akhirnya jieun menceritakan pada kyumi bahwa ia melihat wanita di bawah kolong meja tempat minho dan taemin tadi.

“ jadi kau melihatnya? “

“ ne kyumi ahh, mengerikan sekali. “ ujar jieun

“ dia sudah mulai meneror kita semua. “

“ apa dia yang menendang kaki taemin tadi? “

“ hemm, dia sudah mulai mengganggu teman-teman kita. “

“ jeongmal? “

“ pertama aku dan myungsoo, suzy, hoya, kau, dan sekarang taemin. “

“ mwo? Aku? “

“ hemm, kau ingat ketika di toilet tadi, kau mendengar suara orang bernyanyi. Sebenarnya aku sama sekali tidak mendengarnya, hanya kau yang mendengar. “

“ mwoyaaa?? Ahhh aku jadi takut. “

“ kau tenang saja. “

“ berarti dia sudah mulai menganggu kita semua. “

“ hemm. Kau dan myungsoo sepertinya sudah mulai bisa melihat hantu itu. “

“ myungsoo? Myungsoo bisa melihat hantu? “
“ ne, ketika kami terkunci di kelas, dia sudah bisa melihat. “

“ yaaa kalian, kenapa berdiri disana? Apa kalian tidak mendengar bel sudah berbunyi? “ omel suzy.

“ ahh kajja jieun kita masuk. “

Seonsangnim pun masuk kelas dan mereka memulai pelajaran.

~~

Jonghyun and key’s room

Jonghyun baru saja pulang dari kamar minho dan sekarang ia kembali ke kamarnya. Saat masuk ke dalam, ia melihat key duduk diruang tv dengan wajah yang pucat.

“ yaaa key ahh, kau kenapa pucat sekali? Kau sakit? “ tanya jonghyun

Key hanya mengangguk.

“ ohh bagaimana kalau aku panggilkan dokter sekolah? “

Key lagi-lagi hanya mengangguk.

“ geurae, cakkaman. “

Jonghyun keluar dan menelepon petugas kesehatan sekolah. Baru saja ingin menekan nomor, ia melihat key berjalan menuju kamar dengan membawa belanjaan, dan key nampak sehat-sehat saja.

“ yaa key kau darimana? “ tanya jonghyun.

“ aku dari mini market membeli makanan. “ ujar key.

“ bukankah kau tadi di dalam, kau sedang sakit. “

“ yaaa jonghyun nna, lihat ini aku bawa belanjaan. Aku dari mini market di dekat sekolah. “ ujar key sambil menunjukkan belanjaannya.

“ lalu, siapa yang di dalam tadi? “ tanya jonghyun dalam hatinya.

“ kenapa? “ tanya key.

“ ahhh anio. Ayo masuk saja. “

Saat jonghyun masuk dan melihat ke ruang tv, orang yang menyerupai key itu sudah tidak ada lagi di ruang tv.

Minho and taemin’s room

Minho dan taemin sedang menikmati acara televisi sambil duduk di ruang tv. Mereka seperti biasa menonton acara favorit mereka, yakni pertandingan sepakbola.

“ ahh aku kebelet. Aku ke toilet dulu. “ ujar taemin

Sedangkan minho tidak menghiraukannya sedikitpun, ia tetap fokus menyaksikan pertandingan sepakbola tersebut. Sesaat kemudian, ponsel minho tiba-tiba berdering. Di layar ponsel minho, nama taemin yang sedang meneleponnya.

“ taemin? Untuk apa dia menelponku. “ ujar minho

Lalu minho mengangkat teleponnya.

“ yaaa taemin ahh wae? “

Tidak ada jawaban apapun.

“ taemin ahh, kau kenapa menelponku. Yeoboseo. Taemin ahh. “

Masih tidak ada jawaban sama sekali.

“ yaa taemin ahh jangan bercanda. Kau mengganggu saja. “ teriak minho lalu menutup teleponnya.

Tak lama, taemin pun keluar dari toilet. Minho pun langsung bertanya pada taemin.

“ yaa taemin ahh, kau kenapa menelponku hah? Iseng sekali. “

“ menelponmu? Kau ini, aku saja ada di toilet. Untuk apa aku menelpon mu dari toilet. Lagipula aku tidak membawa ponselku ke toilet.

“ jeongmal? Tapi kenapa telpon yang masuk ke ponselku adalah namamu? “

“ masa’? “

“ dimana ponselmu? “

“ di kamar, di atas tempat tidur. “

Minho langsung berlari menuju kamar dan disusul oleh taemin. Minho mengambil ponsel taemin dan mengecek panggilan keluarnya. Namun anehnya, panggilan keluar taemin tidak ada nama minho. Tetapi, di panggilan masuk minho ada nama taemin.

“ ponselmu yang rusak mungkin. “ ujar taemin.

“ anio. Ponselku tidak rusak. “

“ apa kau angkat telponnya tadi? “

“ hmm aku angkat, tapi tidak ada yang jawab. “ ujar minho

“ minho ahh, jangan-jangan. “

Minho dan taemin saling menatap satu sama lain.

Kyumi, jieun, suzy, and jiyeon’s room

Setelah mengerjakan tugas dari sekolah, kyumi, jieun, suzy, dan jiyeon pun bersiap untuk tidur. Kyumi tidur satu ranjang dengan suzy, sedangkan jieun dengan jiyeon. Suzy dan jieun sepertinya sudah benar-benar terlelap, sedangkan kyumi masih setengah sadar. Radio yang berada di kamar mereka pun tiba-tiba berbunyi, karena kyumi yang belum tertidur sepenuhnya, ia pun mematikan radio tersebut. Lalu, kembali ke tempat tidurnya, dan memasangkan headphone ditelinganya agar tidak terganggu. Namun, radio tersebut hidup lagi dengan sendirinya. Akhirnya jieun pun terbangun karena suara radio tersebut.

“ ahh malam-malam begini siapa yang menyalahkan radio? “ gerutu jieun.

Karena benar-benar mengantuk, jieun menyuruh jiyeon yang berada disebelahnya untuk mematikan radio itu. Lagipula jarak jiyeon dengan radio itu lumayan dekat.

“ jiyeon nna. “ panggil jieun mencoba membangunkan jiyeon di sebelahnya.

Tidak ada sahutan dari jiyeon

“ jiyeon nna. “ panggil jieun lagi seraya menepuk-nepuk lengan jiyeon.

“ ohhhh. “ jawab jiyeon.

“ tolong matikan radio itu. “

Jiyeon hanya diam.

“ yaaaa jiyeon nna. “ panggil jieun dengan sedikit membesarkan suaranya.

“ ohhhh. “ jawab jiyeon lagi.

“ jiyeon nna, matikan radio. Kau dengar aku tidakkk, jiyeon nna. “ teriak jieun sambil menguncang-guncang tubuh jiyeon.

“ yaaaaa wae? Kau teriak-teriak begitu. Ini sudah malam. “ ujar jiyeon yang ternyata baru datang dari arah luar kamar.

Jieun pun beranjak dan terbangun sepenuhnya. Ia mengucek matanya.

“ jiyeon nna. Kenapa kau disana? “ tanya jieun.

“ aku sedari tadi di ruang tv, aku belum ngantuk jadi aku nonton tv dulu. Kau memanggil-manggil ku memangnya kenapa? “

“ jiyeon nna, bukankah kau tadi tidur disebelahku. “

“ anio. Aku sedari tadi diruang tv. “

“ jeongmal? “

“ ne, jeongmal. Aku menjawabmu ohhh, ohhhh, tapi kau tetap memanggilku, makanya aku langsung ke kamar. “

“ lalu, yang tidur disampingku tadi siapa? “ ujar jieun seraya melihat ke arah ranjangnya dan ternyata tidak ada siapa-siapa.

“ heh? Apa maksudmu, jieun ahh. “

“ tadi aku menepuk-nepuk lengan dan menggoyang-goyangkan tubuh orang yang tidur di sampingku, aku kira itu kau. “

“ yaaaaa jieun ahh, jangan coba-coba menakutiku. “ ujar jiyeon.

“ aku tidak menakutimu. Aku sungguh mengira kau sudah tidur disampingku. “

Bulu kuduk jiyeon merinding seketika. Ia langsung berlari ke arah ranjang dan langsung memejamkan matanya tanpa mematikan tv lagi. Anehnya lagi, saat jiyeon tadi datang , radio itu tiba-tiba mati sendiri.

Myungsoo, sunggyu, and hoya’s room

Myungsoo, sunggyu, dan hoya terlihat sibuk masing-masing. Hoya sedang menonton tv diluar, sunggyu membaca buku, dan myungsoo sedang mendengarkan lagu seraya tidur-tiduran. Saat sunggyu sedang fokus membaca, angin kencang berhembus ke arahnya dan membuat lembaran bukunya terbolak-balik.

“ aisshhh, menganggu saja. “ gerutu sunggyu.

Angin pun lagi-lagi berhembus ke arahnya.

“ aisshh jinja. “ sunggyu kesal.

Sunggyu pun menoleh ke arah jendela, dan ternyata jendela tersebut terbuka.

“ padahal tadi aku sudah tutup jendelanya, kenapa sekarang terbuka lagi? “ gumam sunggyu.

“ myungsoo ahh. “

“ wae? “

“ bisakah kau menutup jendelanya? “

“ baiklah. “

Myungsoo beranjak dari tempat tidur dan mencoba menutup jendelanya. Tetapi saat myungsoo akan menutup jendelanya, ia melihat dengan jelas sesosok hantu yeoja di luar jendela persis di hadapannya. Myungsoo pun tersentak kaget. Dengan cepat ia menutup jendela, karena sedikit takut myungsoo menutup jendela dengan keras sehingga menimbulkan suara yang besar.

“ DARRRRR. “

“ yaaaa kim myungsoo. Kenapa kau menutup jendela itu kuat sekali? Kalau jendela itu pecah kau harus menggantinya. “ gerutu sunggyu.

“ mianhe. “ jawab myungsoo singkat.

Myungsoo langsung berbaring di tempat tidurnya dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut. Ia sangat shock dengan kejadian barusan.

Keesokan harinya

Mereka bersebelas sedang berkumpul di kelas, masing-masing dari mereka menceritakan kejadian tadi malam. Jonghyun yang lebih dulu memulai ceritanya.

“ saat sore hari, aku pulang dari kamar minho, aku melihat key duduk di ruang tv dengan wajah yang pucat, aku berniat menelpon petugas kesehatan sekolah. Saat aku keluar kamar, aku malah melihat key berjalan ke arah kamar dengan membawa kantung belanjaan. Saat aku masuk lagi ke dalam, ternyata tidak ada siapapun di ruang tv itu. “ ujar jonghyun

“ kau serius? Hantu itu menyerupai ku? “ tanya key.

“ aku serius. “

Setelah jonghyun, kemudian minho pun menceritakan kejadian tentang ponsel itu.

“ cerita minho sedikit tidak masuk akal. “ ujar hoya.

“ memang, tapi itulah kenyataanya. “ pungkas minho

Jieun pun juga menceritakan kejadian tadi malam.

“ wahh jieun ahh, aku merinding mendengar ceritamu. Tapi kau tidak apa-apakan jieun ahh? “ ujar key.

“ yaaaa diamlah kau. “ ketus jieun

Key hanya mengerucutkan bibirnya.

“ jieun ahh, berarti kau tidur di sebelah makhluk yang yang yang tidak nyata, atau bisa dibilang hantu. Wahhh luar biasa “ ujar sunggyu.

“ sipittttttt, kau ini banyak komentar saja. “ jieun kesal

“ lagi-lagi kau memanggilku sipit. “ gerutu sunggyu seraya memanyunkan bibirnya.

“ sungguh aku paling takut dengan cerita jieun. “ tutur taemin.

“ hemm, bayangkan kalau aku jadi jieun, aku tidak akan bisa tidur. “ ujar suzy

“ suzy ahh, apa kau juga diganggu? “ tanya sunggyu

“ anio. Aku dan kyumi tidur nyenyak semalam. “ ujar suzy.

“ bagaimana dengan mu sunggyu ahh? “ tanya suzy.

“ hemm aku juga sebenarnya diganggu, tapi menurutku tidak terlalu seram. Hantu itu hanya membuka jendela yang awalnya sudah ku tutup. Alhasil ketika aku membaca, buku ku terbolak-balik lembaran demi lembaran. “ ujar sunggyu

Sementara myungsoo hanya diam sedari tidak berkata sepatah katapun. Kyumi pun heran dengan myungsoo.

“ bagaimana denganmu myungsoo ahh, kau diganggu? “ tanya kyumi

“ ahh anio. “ ujar myungsoo.

“ hmm berarti dia sudah mulai menganggu kita. “ ujar hoya.

“ satu per satu diantara kita akan diganggu hantu tersebut. “ ujar jieun

“ aku dengar murid-murid disini sudah mulai tidak diganggu lagi oleh hantu itu. Bukannya tidak, tapi maksudku tidak semuanya, mungkin setengah dari murid disini masih diganggu. “ ujar key.

“ dan tujuan hantu itu sekarang meneror kita. Haisshh hantu itu benar-benar merancang skenario yang hebat. Setelah semua murid disini sudah diganggu, sekarang giliran kita. “ ujar sunggyu.

“ yaaa sunggyu ahh, kau kira mau berakting pakai skenario segala. “ omel taemin.

“ huhhh biasa sipit, selalu asal ngomong. “ timpal jieun

“ yaaa jieun kau ini mengejekku terus. Nanti badanmu bertambah pendek hahahaha. “ ujar sunggyu seraya tertawa.

“ tidak ada hubungannya sipittttt, badanku memang seperti ini. “ gerutu jieun

“ sudah, kalian berdua ini ribut terus. “ ujar minho.

Tidak terasa, bel masuk pun berbunyi. Seonsangnim juga sudah memasuki kelas dan memberikan pelajarannya.

Disaat seonsangnim sedang menerangkan pelajaran, seperti biasa  jiyeon selalu mencuri kesempatan untuk bercermin. Kebiasaan jiyeon memang suka bercermin, maka itu ia tidak lepas dari cermin kesayangannya. Jiyeon pun bercermin membetulkan poni rambutnya. Secara tidak sengaja, cermin jiyeon ter arah sedikit ke belakang lebih tepatnya ke arah myungsoo. Jiyeon pun sedikit melirik ke myungsoo lewat cerminnya. Betapa terkejutnya ia ketika melihat myungsoo dari cermin. Terlihat sesosok hantu yeoja yang berpenampilan mengerikan sedang berdiri di samping myungsoo, dan lebih parahnya lagi, hantu itu sedang menatapi myungsoo, namun myungsoo tidak menyadari sama sekali. Jiyeon yang melihat hal itu menjadi lemas seketika. Cermin yang ia pegang pun terlepas dari tangannya dan jatuh di atas mejanya, untung saja tidak pecah. Jiyeon pun mengedipkan matanya sekali lagi, lalu menengok ke arah myungsoo. Ketika ia lihat, tidak ada siapapun di samping myungsoo. Bulu kuduk jiyeon merinding, dan ia juga tidak dapat fokus pelajaran.

Myungsoo tampak tidak tenang saat belajar. Ia terus merasa seperti sedang diawasi. Suasana di sekitarnya pun ia rasakan sedikit dingin.

Teng tenggg

Bel tanda istirahat berbunyi. Jieun, jiyeon, dan suzy pergi menuju kantin. Begitu juga dengan minho, taemin, jonghyun, dan key.

“ myungsoo ahh, kajja kita ke kantin. “ ajak sunggyu.

“ ahh kalian duluan saja dulu, nanti aku menyusul. “ ujar myungsoo.

“ geurae. “ ujar sunggyu seraya meninggalkan myungsoo.

“ myungsoo ahh. “ panggil kyumi.

“ waeyo? “

“ aku rasa kau menyembunyikan sesuatu. “ ujar kyumi

“ menyembunyikan sesuatu? Apa maksudmu? “ tanya myungsoo.

“ kau bilang kau tidak diganggu oleh hantu itu di asrama. Tapi, aku tidak yakin dengan ucapanmu. Katakan sejujurnya. “ ujar kyumi.

“ aku memang tidak ingin mengatakannya, tapi kau sudah bisa menebaknya, apa boleh buat. “

“ ada apa sebenarnya? “ tanya kyumi.

“ saat aku menutup jendela kamar di asrama, hantu itu menampakkan diri tepat di hadapanku. Aku sangat shock melihatnya. Aku langsung pergi tidur  setelah itu. Entahlah, aku tidak pernah ingin melihat itu lagi seumur hidupku. “

“ jadi, dia bukan mengganggumu lagi, tapi benar-benar menampakkan dirinya. “ ujar kyumi.

“ aku harus ke kantin, sunggyu pasti sudah menunggu. Kau mau ikut? “

“ hmm. “

Kyumi dan myungsoo pun pergi bersama menuju kantin.

Kyumi menghampiri jiyeon yang sedang duduk sendiri di kursi kantin.

“ jiyeon nna, kemana jieun dan suzy? “ tanya kyumi.

“ mereka lagi beli minuman. “ ujar jiyeon.

“ kau kenapa sedari tadi hanya diam? “ tanya kyumi heran.

“ kyumi ahh, aku takut. Aku benar-benar takut. “

“ kenapa jiyeon nna? “

“ ketika di kelas tadi, saat aku bercermin aku melihat hantu itu di samping myungsoo. Aku melihatnya dari cermin, ketika aku lihat langsung hantu itu tidak ada. Hantu itu mengerikan sekali. “

“ apa kau bilang? Disamping myungsoo? “

“ ne, tepat di samping myungsoo. Lebih parahnya lagi, dia menatapi myungsoo. “

“ mwooo?? Jinja?? “

“ jinja. Aku sangat takut. “

“ hantu itu sepertinya benar-benar mengincar myungsoo, apa tujuan hantu itu mengincar myungsoo? “ gumam kyumi dalam hati.

Saat kyumi sedang memandang sekitar kantin. Mata kyumi tertuju pada sebuah kursi kantin yang kosong. Jika dilihat oleh anak lain, mungkin itu terlihat seperti kursi kosong biasa. Tapi, saat kyumi melihatnya, ada sesosok hantu yang terus mencoba menganggu murid sekolah sedang duduk di kursi itu. Yang lebih mengejutkan lagi, sepertinya myungsoo, sunggyu, dan hoya akan menempati kursi itu.

“ aissshhh jinja. Kenapa myungsoo harus duduk dikursi itu. “ gumam kyumi dalam hati.

“ kyumi ahh, kau kenapa? “ tanya jiyeon.

“ anio. Jiyeon nna, kau tunggu sebentar yah. “ ujar kyumi.

Kyumi pun pergi menuju kursi dimana myungsoo, sunggyu, dan hoya sedang duduk.

“ myungsoo ahh, sunggyu ahh, hoya ahh. “ panggil kyumi.

“ ohh kyumi ahh, waeyo? “ tanya hoya.

Kyumi melihat myungsoo duduk tepat di depan hantu itu, sedangkan sunggyu disamping myungsoo, dan hoya disamping hantu itu.

“ bagaimana kalau kalian pindah tempat duduk saja. Ohh kebetulan tempat duduk ku dan jiyeon masih luas. “ ujar kyumi sedikit gugup.

“ ahh tidak apa-apa, kami duduk disini saja. “ ujar hoya.

“ ahh andwae, kalian pindah saja dari kursi ini. Kalian duduk di dekat kami saja. Jebal. “ pinta kyumi.

Myungsoo tahu kyumi sedang menyembunyikan sesuatu. Tidak mungkin kyumi menyuruhnya pindah tempat duduk jika tidak ada maksud tertentu.

“ geurae, kajja kita pindah. “ ujar myungsoo seraya membawa makanannya dan meninggalkan kursi itu.

Sunggyu, hoya, dan myungsoo pun duduk di tempat kyumi dan jiyeon.

“ kenapa myungsoo harus duduk di tempat kyumi? “ gerutu minho dalam hati seraya melihat ke arah meja kyumi.

Tak lama kemudian, suzy dan jieun pun kembali dari membeli minuman.

“ ehh kenapa kalian duduk disini? “ tanya suzy.

“ temanmu ini menyuruh kami duduk disini. “ ujar sunggyu.

“ ahh tidak apa, kan duduk ramai-ramai menyenangkan. Iya kan kyumi? “ ujar jieun senang karena bisa dekat dengan myungsoo.

“ ehh ahh ne jieun ahh. “ ujar kyumi.

“ kyumi ahh, jangan-jangan kau menyuruh kami duduk disini karena kau ingin dekat dengan myungsoo kan? “ ceplos sunggyu.

Mendengar ucapan sunggyu, myungsoo pun jadi tersedak.

“ uhukkk uhukkk. “

“ yaaa myungsoo ahh. kalau makan pelan-pelan. Ini minum dulu. “ ujar hoya.

“ kyumi ahh, kenapa kau mengajak kami pindah ke kursimu? “ tanya sunggyu lagi.

“ ahhh itu karena aku suka jika ramai-ramai seperti ini. “ ujar kyumi.

“ ohh jeongmal? Aku kira karena kau ingin dekat dengan myungsoo. “ ujar sunggyu

“ ahhh ahh anio. “ ujar kyumi.

“ jadi, kyumi yang menyuruh myungsoo pindah kemari. Apa jangan-jangan kyumi juga suka myungsoo? “ gumam jieun dalam hati.

“ hantu itu benar-benar sudah menganggu myungsoo, kemana pun mynugsoo pergi, hantu itu mengikutinya. Apa sebenarnya tujuannya? “ gumam kyumi dalam batin.

“ apa yang kau sembunyikan kyumi ahh? apa semua itu ada hubungannya dengan hantu itu? “ gumam myungsoo dalam batin.

Bersambung

TBC

Bagaimana dengan part 2 nya? Serukah? Seremkah? Atau malah gaje? Ahhh mianhe kalau gaje. Yang udah baca makasih ya, jangan lupa tinggalin komen dan like juga. Mianhe kalo banyak typo.

Nah sepertinya hantu itu sudah mulai menghantui mereka bersebelas. Penasaran kelanjutannya???
Tunggu part 3 nya ya
Gomawoyo
*bow bareng myungsoo*

About these ads

15 thoughts on “[FF] Mystery Of The School (2)

  1. Seru juga ternyata part 2 nya, tpi lama nunggu di posting nya, kirain gak dilanjut lagi :D
    makin penasaran sama part 3 nya kalo bsa cpet di posting yaaa ;) ;)

  2. komen pertama setelah baca banyak ff dan jd siders di berbagai macam blog ff~ ini serem dan seru bgt!! penasaran sama part 3….. cinta segitiga yg banyak.. gangguan hantu yg serem… temen yg g tau malu -_-” daebak lah pokok nya…. tp ada detektif nya g nih??

  3. Akhirnya mereka bersebelas sudah diteror. Hmm, makin seru nih. Apalagi ini baru permulaan teror. Ihh, makin tegang min bacanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s