[FF] Could It Be Happy Ending

Tittle: Could It be Happy Ending
Author: Dinda Dita Mahdiya
Main cast:
– Kang Eun Ri
– Cho Kyuhyun
Sub cast:
– Other Member Super Junior
– Tiffany
Genre: Sad, Hurts
Length: Oneshoot

Disclaimer : This Fanfiction is ORIGINAL story of  MINE. This is pure my idea. Kang Eun Ri is me and Cho Kyuhyun is mine. Don’t Bash and Be a Good Reader.  DON’T COPAS WIHTOUT MY PERMISSION *bow* Berhubung saya adalah penulis Fanfiction abal-abal mungkin TYPO bertebaran dimana-mana 😀

siapkan plastik untuk muntah karena membac FF gaje ini ya reader..

HAPPY READING ^^

Bisakah ini berakhir seperti novel-novel yang kubuat ?

Atau seperti Film yang kau mainkan ?

Apakah semua akan indah pada akhirnya ?

Ya, kuharap begitu

EUN RI POV

Sekali lagi kuhempaskan tubuhku keatas sofa dan menghembuskan nafas berat. Entah sudah yang keberapa kalinya. Kutatap benda kecil yang berwujud laptop dihadapanku, sudah sangat lama novel yang baru saja kukerjakan terbengkalai, aku bingung ending apa yang akan kubuat pada novel ini. Happy ending atau sad ending. Aku tak mampu berpikir jernih, yang ada dibenakku saat ini adalah kenapa hidupku seperti ini.

CKLEKK! Kudengar seseorang membuka pintu, aku yakin itu pasti dia. Siapa lagi yang datang kerumah ini selain dia dan keluarganya. Cho Kyuhyun, namja yang 2 tahun ini menjadi suamiku. Suami ? hah, itu hanya tittle, menyentuhku saja pun dia tidak pernah. Tapi, aku sudah berjanji pada alm.eommaku untuk menjadi istri yang baik dan tidak banyak menuntut.

“ Kau sudah pulang Kyu ?” sapaku berusaha ramah. Entah sejak kapan perasaan ini bersarang dihatiku. Aku mencintainya.

“ Ambilkan aku minum dan siapkan pakaianku !” titahnya. Seperti biasa, dia hanya pulang kerumah untuk mengambil pakaianan setelah itu dia akan kembali lagi ke Dorm.

Setelah mengambilkan minum untuknya, aku bergegas kekamar untuk mengambil pakaiannya. Perjodohan bodoh yang telah membuatku menjadi istri seorang Cho Kyuhyun, member boyband terkenal seantero negeri, Super Junior

 Flashback

“ siapa yang kita tunggu appa ? kenapa tidak langsung memesan makanan ? palli, aku sudah sangat lapar , hum !” gerutuku kesal. Bagaimana tidak, eomma dan appa tiba-tiba menjemputku kekantor saat aku sedang rapat bersama tim redaksi untuk membahas novel terbaruku.

“ kita sedang menunggu keluarga calon suamimu, chagi-ah.” Jawab eomma santai.

“ uhukkkk…Uhukkk…MWOYA ???” Aigo~ mimpi apa aku semalam  ? apa masih ada hal begituan jaman sekarang ?

“ Appa… Eomma… umurku masih 21 tahun dan lagi karirku sebagai penulis sedang meningkat.

“ Ah, tuan Cho dan nyonya Cho sudah datang rupanya. Eun Ri-ah, beri salam pada keluarga calon suamimu !” aku berusaha tersenyum, walau sedikit terpaksa langsung berdiri dan membungkukkan badanku.

“ Annyeonghaseyo.. nae Kang Eun Ri imida !” ucapku memperkenalkan diri. Namja yang berdiri di Cho ahjumma, omo.. neomu kyeopta. Apa dia calon suamiku ? aish, tampan sekali. Tapi, sepertinya aku pernah melihatnya , tapi dimana ya ? sudahlah mungkin wajahnya memang pasaran.

“ jadi kapan pernikahannya akan kita laksanakan ? aku sudah tidak sabar ingin punya cucu, haha….” Ujar Cho Ahjussi polos disertai dengan tawanya yang renyah. Aku hanya bisa diam sambil menghabisi  Lamb choops-ku, seorang waitress wanita mengantarkan dessert kemeja kami dan aku langsung menyantapnya. Eh, sepertinya namja yang tidak kuketahui namanya itu menatapku heran sejak tadi. Apa dia tidak pernah melihat yeoja secantik aku ? haha.. kasihan sekali dirinya.

“oke, jadi minggu depan akan kita adakan pernikahannya.” Ujar appa ku bersemangat. Ah, terserah mereka sajalah yang penting mereka bahagia, dan lagi aku juga sedikit senang.

“ tapi…. Appa,..” protesnya. Suaranya begitu merdu, membuatku berhenti menjamah pudingku.

“ waeyo kyu-ah ?” Tanya cho ahjumma

“ itu terlalu cepat, dan lagi aku belum begitu mengenalnya. Jadi, bisakah pernikahannya ditunda ?”

“ kalian bisa saling mengenal setelah menikah, hum ?”

SKIP TIME

“ chukkae Kyu…sekarang kau sudah menikah dan aku harap sifat evilmu itu bisa berkurang.” Ujar seorang namja yang tampangnya mirip monyet,  Saat menghadiri resepsi pernikahanku dengan Kyuhyun. ya nama suamiku adalah Kyuhyun , Cho Kyuhyun . dia adalah seorang penyanyi terkenal, tapi kenapa aku tidak mengenalnya ? Apa karena aku jarang menonton TV ? Itu adalah hal yang mustahil kulakukan, dari pada menonton Tv aku lebih memilih mencumbui laptopku untuk menulis novel.

“ neomu yeoppo…” guman seseorang lagi yang menggunakan kaca mata hitam. Aku hanya tersenyum, teman-teman Kyuhyun semuanya tampan membuatku sedikit malu.

Sepanjang acara aku berbicara dengan namja yang tampangnya mirip monyet tadi , namanya adalah Lee Hyukjae atau mereka panggil Eunhyuk dan namja imut yang bernama Lee sungmin.

Flashback end

Berapa lama aku akan bertahan seperti ini ? Lihatlah aku Kyuhyun, lihat sebentar saja. Aku menatap pigura poto pernikahanku dengannya. Ironis memang, kau mencintai yeoja lain dari pada aku istri sahmu. Dan kenapa kau tidak menceraikanku  malah mempertahankanku, membuatku seperti pajangan dihadapan keluarga dan teman-temanmu.

“ Palli, aku masih ada syuting !” titahnya lagi, dia berdiri di bibir pintu sambil menatapku sinis. Kenapa mata itu selalu menatap sinis kepadaku ? Kuseka air mataku kasar dengan punggung tanganku dan menyusun pakaiannya lagi kedalam tas.

Aku menyerahkan tas berisi pakaian kepadanya, setelah itu dia langsung pergi. Sesuatu yang sejak tadi kutahan dihadapannya akhirnya hancur sudah, pertahananku telah runtuh. Aku sudah lelah menangis hingga air mata ini nyaris habis.

EUN RI POV END / AUTHOR POV

Kyuhyun berjalan cepat menuju sebuah apartment yang bisa dibilang lumayan besar. Dia menekan kodo dan pintu langsung terbuka.

“ Chagi-ah, apa kau sudah pulang ?” Kyuhyun berjalan pelan kearah beranda Apartment tersebut dan memeluk seorang yeoja dari belakang.

“ kau tidak mendengar aku pulang ?” Tanya Kyuhyun lembut. Yeoja itu membalikkan badannya lalu menatap Kyuhyun lekat, dia tersenyum manis.

“ oppa… aku hamil !” seru yeoja itu. Kyuhyun sedikit terkejut, tapi sedetik kemudian dia ikut tersenyum.

“ Jinjja ? chukka chagi, dan gomawo ! sebentar lagi aku akan menjadi appa. Kau harus istirahat chagi, jangan terlalu lelah, ne !” papar Kyuhyun. dia lalu menggendong yeoja itu kekamar dan meletakkannya dikasur.

“ Gomawo Tifanny..” bisik kyuhyun pelan

“ Cheonmayo oppa..”

Seorang yeoja duduk disebuah café ditemani oleh segelas moccacino dark yang ia pesan. Kang Eun Ri, dia sedang menunggu seseorang yang memintanya menulis scenario film.

“ Annyeonghaseyo Kang Eun Ri-ssi..” sapa seorang namja tampan. Eun Ri langsung berdiri dan member salam.

“ Annyeonghaseyo tuan Lee..”

Eun Ri dan namja yang bernama Tuan Lee itu terlarut dalam percakapan yang seru sesekali diselingi tawa renyah khas Eun Ri. Setelah namja itu pergi sambil membawa surat perjanjian kerja sama, Eun Ri tertawa sambil menangis.

“ Sudah sangat lama aku tidak tertawa seperti tadi, ini sangat menyakitkan. Dan kenapa air mata ini jatuh lagi.. ish..” guman Eun Ri pada dirinya sendiri. Punggung tangannya menghapus kasar air mata yang membanjiri wajahnya. Ia meraih tasnya dan bergegas pergi meninggalkan café itu. Dia melajukan mobil yang dihadiahi Kyuhyun sewaktu mereka menikah dengan cepat sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai kerumahnya.

“ kapan aku akan terbangun dari mimpi buruk ini ?” desis Eun Ri pada dirinya sendiri. Setelah memarkirkan mobilnya, pandangan Eun Ri tertuju pada lima namja yang sedang asik bermain di halamannya.

“ Ah, kau sudah pulang rupanya.. dimana si Evil itu ? dari tadi aku menghubunginya, tapi tak satupun panggilanku dijawabnya, hish !” gerutu Eunhyuk kesal tapi tetap memamerkan gummy smile khasnya yang bisa membuat yeoja-yeoja meleleh.

“ Mianhae oppa aku membuat kalian menunggu diluar, padahal diluar dingin sekali. Kajja, masuk dulu oppa.” Eun Ri pun masuk diikuti oleh kelima namja tersebut dan langsung menghidupkan pemanas ruangan.

“ Dimana dia ?” Tanya Leeteuk sambil mendudukan tubuhnya disofa dan mengedarkan pandangan kepenjuru ruangan di dalam rumah.

“ Bukannya dia di Dorm ?” Tanya Eun Ri. Dia ikut duduk diantara kelima namja tersebut setelah membawakan minuman dan beberapa makanan ringan.

“ Di dorm ? haha…. Sudah sebulan ini dia tidak pernah meningap di dorm. Setiap selesai konser atau ada pekerjaan, dia langsung pulang. Dan dia berkata kalau sekarang dia tinggal dengan istrinya !” Donghae menjelaskan dan Eun Ri sedikit terkejut dengan penjelasan Donghae itu.

“ Jinjja ? aku tidak pernah tau oppa, hanya saja dia tidak pernah menginap disini !” kelima namja itu tidak kalah shock, dan mereka berpandangan satu sama lain.

“ Ah… dimana sebenarnya evil itu ?” gerutu Leeteuk sambil mengotak-atik ponselnya berusaha menghubungi Kyuhyun

“ Yeobaseyo… Kyu ?” sapa Leeteuk

“ ……”

“ Aku, Donghae, Eunhyuk, Sungmin, dan Siwon sedang dirumahmu. Dan kau dimana ??  Cepat pulang , ada yang ingin kami bicarakan padamu !” klik. Setelah selesai menghubungi Kyuhyun , Leeteuk mengangkat kedua bahunya dan menggeleng pada yang lainnya. Entah apa maksudnya

AUTHOR POV END / KYUHYUN POV

Ck, ada urusan apa Hyungdeul berkunjung kerumah Eun Ri ? Bukankah minggu ini kami tidak ada kegiatan ?

“ Chagi… hyungdeul menghubungiku dan memintaku menemui mereka ! aku pergi dulu , ne ! pai..pai..” aku berbisik pada Tifanny yang sedang tertidur lelap di sebelahku. Kuhadiahi dia sebuah kecupan manis di pipinya dan bergegas pergi. Aku tau Leeteuk Hyung akan mengerutu karena aku membuatnya menunggu.

Hm, menikah dengan Eun Ri adalah satu kebodahan terbesar dalam hidupku. Appa dan Eomma seenaknya saja menjodohkan aku dengannya. Kalau bukan karena Eomma yang sedang sakit dan memintaku menikah dengan Eun Ri, aku tidak akan mau menikahinya. Bisakah waktu kuputar kembali, aku sudah memiliki yeoja yang kucintai. Tifanny, dia datang kembali kekehidupanku setelah aku menikah dengan Eun Ri . dia mantan yeojachinguku yang pernah meninggalkanku karena namja lain. Aku sangat mencintainya , sampai dia meminta untuk kembali kekehidupanku dan aku merasa sangat bahagia. Satu tahun menjalani affair dengannya, ingin sekali kuceraikan Eun Ri, dan mengumumkan pernikahanku dengan Tifanny yang kusembunyikan. Tapi aku tidak mau mengecewakan Appa dan Eommaku.

“ Annyeonghaseyo…” sapaku riang. Kulihat hyungdeul sedang asik mengobrol, dimana yeoja itu ? kenapa dia tidak menemani hyung-hyungku ?

“ Ah… akhirnya kau sampai juga, sini duduk !” papar Siwon hyung padaku, aku duduk disebelah Sungmin hyung.

“ Dimana Eun Ri ? Yeoja babo itu, kenapa membiarkan tamu special begitu saja. Hish.. EUN RI….” Gerutu kesal sambil berteriak memanggilnya.

“ Dia sedang masak untuk makan malam Kyu-ah.” Ujar Donghae hyung

“ Oh.’ Seruku singkat. Aku memperhatikan hyung-hyungku aneh, karena mereka menatapku seolah ingin memakanku saat itu juga.

“ Dimana kau tinggal selama sebulan ini ?” Tanya Leeteuk hyung memulai. Kenapa mereka bertanya seperti itu ? Apa mereka sudah tau yang sebenarnya ? Ugh, pasti yeoja itu yang mengadu. Dasar mulut ember.

“ Dirumah Tifanny !” jawabku singkat.

“ MWO ? tapi kau bilang kau tinggal dengan istrimu ! kau ini…” pekik Eunhyuk hyung. Kenapa si Monkey ini ikut-ikutan ? Bukannya dia tadi sedang asik dengan pisang yang disediakan oleh Eun Ri.

“ Ne, Tifanny istriku !” jawabku lagi. Kali ini aku berhasil membuat mereka menganggak. Ini yang ingin aku sampaikan sejar dulu, memberi tahu mereka kalau Tifanny adalah istriku juga.

“ Eun Ri bagaimana ?” Tanya leeteuk hyung.

“ Aku tidak mencintainya, lagi pula Tifanny sedang mengandung. Dan aku sebentar lagi akan menjadi Appa !”

“ Kau ini benar-benar jahat Kyu, kau pasti akan menyesal karena kau telah menyia-nyiakan istri yang baik seperti Eun Ri !” desis Donghae hyung.

“ Aku tidak akan menyesal.” Sambarku. Dari dulu mereka memang tidak menyukai Tifanny semenjak Tifanny berusaha menggoda Shin Changmin, sunbae-ku di SM , dan mereka pun sempat pacaran.

“ Makanan sudah siap, jja.. kita makan.” Eun Ri  menghampiri kami. Entah kenapa setiap aku melihat yeoja ini aku selalu saja kesal, aku tidak membencinya, hanya saja ketika melihatnya aku selalu merasa kesal.

“ KAJJA..” seru Eunhyuk hyung. Kami semua langsung bergegas menuju meja makan. WOW ! apa dia yang menyiapkan semua ini ? Tiffany tidak pernah memasak makanan untukku, kami selalu memesan makanan cepat saji atau makan di Restaurant.

“ Kau mau kemana Ri-ah ?” Tanya Donghae hyung ketika melihat Eun Ri hendak pergi saat kami bersiap untuk menyantap makanan.

“ Eum… aku mau membersikan dapur. Kalian makan saja duluan aku akan makan nanti !” dia menjawab sambil menundukkan kepalanya.

“ Kau bisa membersihkannya nanti, sekarang makan bersama kami, ne !” Donghae menarik lengan Eun Ri  dan membiarkannya duduk disampingku. Kami menikmati makan malam sambil berbincang-bincang. Tak sedikitpun Eun Ri bicara, dia hanya menatap nasinya lalu memakannya perlahan. Masakannya sangat enak, aku tidak pernah makan makanan seenak ini. Bahkan masakan Ryeowook hyung tidak senikmat ini.

“ Ri-ah masakanmu sangat enak. Lebih enak dari masakan Ryeowook. Bolehkah kami membawamu pulang ke dorm, aku ingin makan masakan enak seperti ini setiap hari.” Papar Eunhyuk hyung. Dia masih tetap diam dan memakan nasinya tanpa nafsu.

KYUHYUN POV END / EUN RI POV

Tak bisa lagi kurasakan sakit yang teramat dalam ditempat yang bahkan tidak bisa kujangkau. Dia sudah menikah dengan yeoja lain dan yeoja itu tengah mengandung. Lidahku terlalu kelu untuk mengucap satu kata, ini terlalu sakit. Kenapa aku mencintainya kalau akhirnya akan seperti ini ?

“ Eun Ri-ssi….Eun Ri-ssi…”aku tersadar dari lamunanku karena seseorang memanggilku.

“ hah…? Waeyo..?” tanyaku sedikit terkejut.

“ Gwaenchanayo ?” Tanya Donghae oppa.

“ Nan gwaenchana oppa. Eum… aku kebelakang sebentar ne !” aku meninggalkan mereka di meja makan dan berlari menuju dapur. Sebelum sampai di dapur, pertahanan yang sejak tadi kubangun akhirnya hancur. Ini yang ingin kulakukan dari tadi, menangis sampai aku melupakan semua yang menjadi beban dihatiku.

Bisakah aku kembali kemasa lalu ? Masa dimana aku hanya menagis karena bahagia. Ini sudah terlalu menyakitkan, aku ingin menghentikannya sekarang, tapi aku tak bisa melepaskannya.

Setelah merasa cukup baik, aku kembali kemeja makan. Mereka sudah selesai makan dan aku membersihkan meja makan sebelum melanjutkan pekerjaanku.

“ Eun Ri-ah kami pulang dulu, ne ! Sepertinya aka nada badaim jadi kami harus bergegas pulang. Jaga kesehatanmu, pai…pai…” Donghae oppa menghampiriku diruang kerja untuk pamitan, aku segera menghampiri mereka semua.

“ Gomawo sudah mau datang oppa, sering-seringlah bermain kesini ne !” ujarku berusaha memberikan senyuman terbaikku.

“ Cheonmayo Ri-ah, pai…pai..” Eunhyuk oppa melambaikan tangan dari dalam mobil.

“ Hati-hati…” teriakku. Mereka sudah pulang, tapi kenapa Kyuhyun tidak ikut dengan mereka ? setelah Leeteuk oppa dan yang lainnya pergi, dia masuk kedalam rumah dan langsung menyalakan televise. Sedangkan aku melanjutkan pekerjaanku untuk menulis scenario film.

Benar saja, beberapa jam setelah oppadeul pulang, badai kencang terjadi dan tiba-tiba lampu padam. Ini adalah hal yang paling kutakuti seumur hidupku, kegelapan. Apa Kyuhyun sudah pulang ? Ah, mungkin dia sudah pulang, dia memang tidak pernah betah berlama-lama disini. Aku merapatkan kedua kakiku dan memeluknya erat

“ Appa…. Eomma…” rancauku takut. Air mataku kembali mengalir, kenapa air mata ini tak pernah berhenti mengalir, eoh?

“ Appa… Eomma, tolong aku, Jebal !” teriakku histeris. Aku mempererat pelukanku ke kedua kakiku.

“ Eun Ri…” panggil seseorang sambil membawa lampu emergency kecil. Namja itu berdiri dibibir pintu dan menatapku khawatir. Karena air mata ini, aku tak mampu melihat dengan jelas, dan sedetik kemudian semuanya menjadi gelap.

Could it be happy Ending~ could it be Happy Ending

Esoknya aku terbangun dengan kondisi tanpa busana, dan Kyuhyun tidur lelap disampingku. Bajuku dan baju Kyuhyun berserakan dilantai. Apa yang terjadi semalam ? Aku segera bangun dan membersihkan diriku, dan menyiapkan sarapan.

Sebenarnya apa yang telah terjadi semalam ? Apa kami….?

Setelah menyiapkan sarapan aku bergegas pergi untuk rapat mengenai pekerjaan.

 

Nb : aku ada rapat, sarapanlah sebelum pergi ^^

@ SBS production House

Kulangkahkan kakiku keruangan rapat, sepertinya mereka sudah menungguku. Tuan Lee menyambut hangat dan mempersilahkan aku duduk. Kami tinggal menunggu actor yang akan membintangi film ini.

“ Apa dia masih lama tuan Lee ?” tanyaku kesal. Sudah hampir satu jam kami menunggunya. Hal yang paling menyebalkan.

“ Mianhae, dia sedang dalam perjalanan nona..” jawab sekertaris tuan Lee. Aku menggertu kesal, kenapa actor yang akan membintangi filmku sangat tidak disiplin.

“ Mianhae tuan Lee, sepertinya aku tidak bisa menunggu terlalu lama. Masih ada rapat untuk novel terbaruku.” Sentakku kesal. Saat hendak beranjak dari kursi, seorang namja yang tidak asing dimataku berjalan dengan angkuhnya dan langsung mengambil posisi duduk disebelahku.

“ Apa aku membuat kalian menunggu lama ? Jeongmal Mianhae..” ujar namja itu dengan evil smile-nya. Cho Kyuhyun ? Apa dia yang akan membintangi filmku ?

“ Gwaenchana Tuan Cho…”

“ ne !’

“ Jadi, film seperti apa yang akan anda buat Ny. Cho ? Kalian Suami-istri bukan ??”

“ Ne, dia yeobo-ku.” Jawab Kyuhyun. istri ? Ne, Istri yang hanya kauk jadikan pajangan.

2 jam membicarakan tentang film yang akan dibintangi oleh kyuhyun membuatku sedikit tertekan. Setelah rapat selesai aku bergegas pergi dan meninggalkan Kyuhyun yang masih asik mengobrol dengan tuan Lee.

Aku sudah yakin untuk melepasmu, tapi kenaa kau seperti member harapan kalau kau akan membalas cintaku. Kupercepat langkahku saat aku sudah tiba dilobi kantor.

“ Kenapa kau meninggalkanku ? Yeoja babo, Eomma memintaku mengajakmu kerumah untuk makan malam !” Kyuhyun menghentikan langkahku dengan menarik tanganku. Tuhan, kenapa begitu susah melepaskannya dari hidupku ?

“ Aku masih ada rapat dengan tim editor penerbit, kau pergi saja duluan. Setelah selesai aku akan menyusulmu !” gumanku sambil berusaha melepaskan tangannya dari tanganku. Perlahan dia melepaskan tanganku dan menatapku nanar. Tapi, sedetik kemudian dia meraih tanganku lagi dan membawaku paksa kemobilnya.

“ Apa pekerjaanmu sangat penting ? Sampai-sampai eomma-ku meminta menantunya untuk datang makan malam kau tidak bisa ? Menantu macam apa kau ini ?” bentaknya. Kau memang berhak atas diriku Cho Kyuhyun karena aku istrimu. Tapi pernahkah kau memperlakukan aku seperti seorang istri ? Hati dan Pikiranku bertengkar hebat, ingin kusampaikan semua isi hatiku tapi lidahku terlalu kelu.

“ Apakah aku bilang tidak bisa ? kau pergilah duluan, dan aku akan menyusul setelah selesai rapat ! kupastikan aku datang tepat waktu.” Paparku datar dan langsung keluar dari mobilnya.

Could it be happy Ending~ could it be Happy Ending

KYUHYUN POV

Aku kembali mengunjungi Eun Ri setelah hampir satu bulan lebih aku tidak mengunjunginya. Terakhir aku bertemu dengannya, pada hari itu. Hari dimana aku menuntaskan tugasku sebagai suami. Kandungan Tiffany pun sudah memasuki bulan kedua, membuatku sangat bahagia.

“ Siapkan bajuku, dan ini baju kotornya !” paparku dingin sambil memberinya pakaian kotorku. Kenapa wajahnya sangat pucat ? Apa dia sakit ? Ah, aku tidak mau ambil pusing.

Dia memberiku minum lalu pergi lagi untuk menyiapkan pakaianku. Aku mengeluarkan PSP kesayanganku untuk mencumbuinya. Ah, aku sangat merindukan saat-saat aku dengan PSP-ku tersayang.

“ Ada yang lain ?” Tanya Eun Ri tiba-tiba. Dia menyerahkan ransel berisi pakaianku. Dia memang sangat pucat, apa dia sakit ?

“ Anni… Gomawo !” ujarku santai. Setelah mengambil ransel dari tangannya aku langsung bergegas pergi.

“ ceraikan aku !” katanya pelan, aku mendengarnya.

“ Wae ?” tanyaku heran. Dia sudah bertahan selama 2 tahun, tapi kenapa tiba-tiba dia ingin cerai ?

“ Aku yeoja biasa Kyu, dan hatiku tidak setegar karang. Walau kadang aku bisa menahannya, tapi aku lemah saat luka hati ini tterkuak. Aku seperti sekarat karena terjerat oleh tali kebohonganmu. Aku tidak akan menyalahkanmu, kau pantas dapatkan dia yang lebih baik dariku !” ujarnya tegas. Aku tidak menyangka kalau dia begitu sedih. Aku merasa berat untuk melepasnya, kenapa ??

“ Aku akan menghubungi pengacaraku untuk mengurus perceraian kita !” seruku santai. Tiba-tiba dia jatuh tak sadarkan diri dilantai. Aku mengangkat tubuhnya dan segera membawanya kerumah sakit

@ Hospital

“ dia kelelahan, ditambah lagi sepertinya dia banyak pikiran sehingga dia stress. Ini tidak baik bagi kandungannya !” jelas dokter yang menangani Eun Ri

“ Kandungan ?” tanyaku heran.

“ ne. nona Eun Ri sedang hamil 4 minggu !” jawab si dokter lagi yang mampu membuatku shock. Kenapa dia tidak member tahuku ? Tapi, aku hanya melakukannya sekali. Tidak mungkin, itu pasti anak namja lain.

Aku mengunjungi ruangan Eun Ri, kulihat dia sudah sadar dan membuang muka ketika melihatku.

“ Kau hamil ? Anak siapa ?” tanyaku ketus. Dia menatapku shock. Lalu mengalihkan wajahnya lagi.

“ Kau piker aku yeoja murahan yang bisa tidur dengan namja manapun.” Paparnya dingin.

“ Bisa saja.” Sahutku sebuah tamparan mendarat diwajahku, dia mencabut infusnya lalu pergi dengan jalan yang sedikit terseok. Aku masih berdiri mematung sambil memegangi bekas tamparannya, apa aku berbicara terlalu kasar padanya ?

Skip Time

Aku kembali ke Apartment tempat aku tinggal dengan Tiffany. Aku mesi memikirkan Eun Ri, apa dia baik-baik saja ? Dia kan sedang hamil.

“ Chagi-ah…” panggilku. Aku tak menemukan Tiffany dimana-mana, yang kutemukan hanya sepucuk surat diatas meja makan.

 

Dear Kyuhyun,

          Mianhae… Jeongmal Mianhae Kyu !

          Aku pergi lagi dari kehidupanmu, aku merasa bahagia saat bersamamu.

          Tapi aku lebih bahagia hidup dengan namja yang kucintai, dan juga dia

          Adalah Appa dari anak yang kukandung.

          Mianhae, karena telah menjadikanmu tempat pelarianku. Aku tidak

          Bermaksud…. Tapi, hanya kau namja yang kukenal baik saat itu.

          Kyuhyun.. Eun Ri adalah yeoja yang baik !

          Hiduplah bahagia dengannya, lupakanlah aku, karena hidup

          Harus berlanjut.

          Eun Ri mengunjungiku beberapa waktu lalu. Dia memintaku untuk

          Menjagamu, dia member tahu segala hal yang tidak kuketahui

          Tentangmu.

          Dia mencintaimu, dia rela melepasmu untukku.

          Tapi.. mianhae, aku tidak bisa menjagamu.

          Karena hatiku ini bukan lagi untukmu. Jangan mencariku, jangan

          Menungguku. Saat kau baca surat ini aku sudah pergi ke Jepang bersama

          Namja yang sangat kucintai

 

          Tiffany

 

Aku meremas surat dari Tiffany dan membuangnya, air mataku tumpah saat itu juga. Waeyo ? kenapa kau harus pergi meninggalkanku lagi ? hatiku sudah dua kali kau buat hancur, kumohon kembalilah padaku.

KYUHYUN POV END / DONGHAE POV

Entah apa yang membuatku mengarahkan mobilku kerumah Kyuhyun. aku merindukannya, yeoja yang telah merebut hatiku denga tulisan-tulisannya. Aku tau selama ini Kyuhyun tidak benar-benar mencintainya. Aku mencintainya.

Kulihat sebuah taxi berhenti didepan pagar dan seorang yeoja dengan jalan terseok berusaha masuk. Aku langsung keluar dari mobil dan dengan sigap menahan tubuhnya yang akan jatuh, kedua kakinya tak mampu lagi menahan beban tubuhnya.

“ Gwaenchanayo Ri-ah ?” tanyaku Panik karena wajahnya terlihat pucat.

“ bantu aku masuk kedalam.” Titahnya.

Aku membawanya masuk dan merebahkan tubuhnya diatas kasur. Sekali lagi kutatap wajahnya, Kyuhyun.. kau telah menyia-nyiakannya, kau akan menyesal.

“ Dingin !” serunya dengan mata tertutup. Kurapatkan selimutnya sampai kearrah dagu, dan dia langsung terlelap.

“ Aku akan menjagamu, tak akan kubiarkan kau menangis lagi dan merasa sendiri !” kukecup lembut keningnya sambil mengelus rambutnya yang sedikit berantakan.

Entah kapan aku memiliki perasaan ini, yang pasti jauh sebelum kau menikah dengan Kyuhyun. Kau yang pertama kali mengajarkan aku tentang cinta, rasa sakit, pengorbanan dan keikhlasan. Aku menjaga Eun Rid an duduk disebuah sofa dekat tempat tidurnya. Aku mengambil sebuah buku fiksi best seller karangannya.

“ When Love Killing You ! kenapa kau memberinya judul seperti ini ?” buku ini yang membuatku mencintaimu, tapi aku takut akan seperti tokoh dalam ceritamu ini. Saat si tokoh utama mengatakan ‘saranghae’ pada sahabatnya. Satu kata itu malah menjadi jurang pemisah antara tokoh utama dengan orang yang dicintainya. Ketika satu kata itu menjadi penyatu, kata itu malah menjadi seperti jurang pemisah. Cinta tak semanis madu, cinta juga tak selembut sutra.

Mataku semakin berat, dan akhirnya aku tertidur diatas sofa dengan buku yang sengaja menutupi wajahku.

SOUTH KOREA

06.00 P.M KST

“ oppa.. ireona..palli..!” Eun Ri mengguncang-guncang tanganku pelan. Buku yang menutupi wajahku tidak ada lagi ditempatnya. Pasti dia yan telah menindahkannya.

“ Apa kau sudah sembuh ?” tanyaku tetap pada posisiku tanpa bergerak sedikit pun. Kupandangi wajahnya lekat, rambut yang tadinya berantakan, sekarang telah diikatnya, wajahnya tampak lebih segar.

“ Ne, gomawo ! kau telah menjagaku .” jawabnya. Senyuman kembali menghiasi wajahnya. Aku tau itu hanya senyuman paksaan, tapi itu sudah cukup membuatku bahagia.

“ aku lapar.” Kataku to the point. Ne, aku memang sangat laparr.

“ Sudah kusiapkan makan malam, kajja ! aku sudah sangat lapar !” dia menarik tanganku dan membawaku ke meja makan,

“ Kau yang memasak semua ini ? DAEBAKK !” pujiku semangat. Makanan yang dimasak olehnya seperti memanggil-manggilku seolah minta dimakan. Langsun saja kulahap makanan yang dimasak oleh Eun Ri. Sesekali kkulihat Eun Ri dihadapanku menatapku sambil tersenyum.

“ kau tidak makan  ?” tanyaku heran, dai menggeleng pelan dan tersenyum.

“ Melihatmu yang begitu bersemangat menghabisi ini semua, aku sudah kenyang, kekek…”

“ Aku tida mau makan lagi !” aku meletakkan sumpitku dan menjauhi mengkuk nasi dari hadapanku.

“ wae ?”

“ Aku akan makan kalau kau juga makan, hum !” aku sedikit beralasan, dia terlihat makin kurus, masa aku membiarkannya begitu saja.

“ Arra.. arra.. aku akan makan ! selamat makan !” serunya bersemangat, dan mulai melahap makanannya.

DONGHAE POV END / EUN RI POV

Sudah dua bulan sejak kejadian dirumah sakit, Kyuhyun tak pernah lagi mengunjungiku. Film yang dibintanginya sudah selesai dengan 20 episode dan mendapat rating yang tinggi. Aku juga ikut bangga, karena aku yang menulis naskahnya.

Berakhir dengan happy Ending, dimana si tokoh utama hidup bahagia dengan yeoja yang ia cintai, dan diakhiri dengan adegan kisseu. Apa perceraian kami sudah diurusnya ?

“ Kau ingin makan ayam goreng, ne ? sabar ne chagi-ah, eomma akan membeli ayam goreng untukmu.” Ujarku pada anak yang ada dikandunganku. Sepertinya aku sedang mengindam. Bahagianya kalau ada suami yang menyiapkan keinginan istrinya yang sedang mengidam.

Setelah mengambil dompet dan kunci mobil, aku langsung turun kelantai satu rumahku. Kulihat Kyuhyun berdiri mematung ditangga paling bawah. Dadaku bergetar hebat, dan kurasa tulang air mataku  siap memproduksi banyak air mata. Kenapa dia datang lagi disaat hatiku mulai merasa senang, dan aku sudah mantap untuk melupakannya.

“ Mau kemana ?” tanyanya pelan. Aku berusaha tak menanggapi kehadirannya dan melewatinya begitu saja. Dia meraih tanganku dan menghentikanku.

“ Kau mau kemana ?” tanyanya lagi, kali ini nada suaranya naik satu oktaf.

“ aku ingin keluar membeli ayam goreng !” jawabku singkat, lalu berusaha melepaskan tanganku dari tangannya dan pergi. Saat ini air mata telah berkumpul dikelopak mataku dan bersiap untuk meluncur bebas membasahi wajahku.

“ Apa anak kita yang menginginkannya ?” aku menatapnya sinis, seperti tanpa dosa ia mengatakannya

“ Anak kita ? ini anakku, dia tidak memiliki Appa !” sentakku kesal dan marah. Kyuhyun menarik tubuhku kepelukannya, saat itu juga air mataku tumpah, membentuk aliran sungai kecil yang deras. Entah kenapa aku tak mau melepaskan pelukannya, tapi aku mendorongnya menjauh dariku.

“ Mianhae… Jeongmal Mianhae… aku suami yang jahat, mianhae… tapi, bisakah kita mengulangi semuanya dari awal lagi ?” tanyanya.

“ Aku tidak tau… aku butuh waktu..” jawabku singkat.

“ Semua butuh waktu dan proses, seperti halnya Kyuhyun, dia butuh waktu untuk menyadari kalau kau sangat penting untuknya.” Sambung Leeteuk oppa yang kini berdiri tak jauh dari kami bersama anggota super junior yang lain.

“ Semua orang berhak mendapat kesempatan kedua ! bukankah kau berkata seperti itu dinovelmu ? Kesempatan kedua pula yang membuat sitokoh utama mendapatkan cintanya, cinta yang selama ini tidak ia sadari ada didekatnya. Walau pada awalnya, cinta menjadi jurang pemisah antara mereka tapi pada akhirnya mereka bersatu.” Ujar Donghae oppa .

“ kita akan mulai lagi dari awal !” ujarku pelan.

EUN RI POV END / KYUHYUN POV

Flashback

Tidakkah kau mendengar hatiku berteriak pilu memanggil namamu ?

Rasa cintaku telah kau renggut tanpa sisa, bahkan untukkupun tak kau sisakan. Apakah mencintaimu harus sesakit ini ? tidakkah kau sadari kalau semua cerita yang kau buat dan naskah film yang kubuat merupakan isi hatiku yang sebenarnya.

Aku menginginkan ending yang bahagia seperti novel dan film itu, tapi apa bias ?

Donghae hyung memberiku kertas yang dia dapatkan diantara buku-buku Eun Ri.

“ Awalnya sangat menyedihkan dan kukira akan berakhir dengan sad ending. Tapi, entah kenapa semuanya happy ending !” Donghae hyung meletakkan lima buku tebal didepanku. Kuperhatikan semuanya best seller. Daebakk !

Hanya butuh satu bulan aku membaca buku-buku yang tebalnya minta ampun, dan kuakui dia benar-benar penulis hebat. Disetiap buku ada pesan tersirat yang aku yakin ditunjukkan untukku. Air mataku mengalir tanpa henti setelah menyadari pentingnya Eun Ri untukku. Kenapa penyesalan selalu datang belakangan ?

Flashback end

“ aku janji tidak akan mengecewakanmu lagi !” bisikku pelan ditelinganya.

“ Gomawo..” balasnya.

Aku akan belajar mencintaimu seperti kau mencintaiku. Kurasa tak akan sulit untuk mencintaimu karena kau memberikan sesuatu yang membuatku sangat mencintaimu, yaitu anak ini.

 

END

 

Epilog

Eun Ri Pov

Semua berakhir happy ending seperti yang kuharapkan. Malah lebih dari harapanku. Kehadiran malaikat kecilku membuat semua berubah, berubah menjadi penuh cinta dan hangat. Jangan biarkan kisah ini berlanjut menjadi season two padamu malaikat kecilku. Walau akhirnya bahagia, tapi awalnya sangat menyakitkan. Biarkan kau memiliki awal dan akhir yang bahagia Cho KyuRi, my lovely angel.

Advertisements

36 thoughts on “[FF] Could It Be Happy Ending

  1. Yah selesai 😦 padahal q penasaran sma kehidupane kyu oppa yg membuktikan rasa cintanya sma eun ri dan anaknya 😦

    thor aku minta sequelnya 😉 tak tunggu yah

  2. Annyeonghaseo,
    aku readers baru di sini^^ FF yg daebak sesuai dengan ceritanya awalnya jadi miris sendiri baca FF ini krna kyu yg jahat tapi akhirnya jadi senyum sendiri..DAEBAK!!

  3. perjalanan OS yg panjang.. jarang2 aku baca OS sepanjang ini.. eummm, aku dapet feelnya, dapet banget thor.. aku nangis ini.. kyu oppa di situ keterlaluan banget.. jangan deh, jangan sampe ada kisah nyata yg begituan.. pokoknya daebak thor!

  4. Sya Readers Bru D Sni,,,
    Tpi Sya Suka Sma Crita.A,,,,
    Wlwpun Agk Sdkit Emosi Ama Kyu Knpa D Stiap Ffnya Slalu Aja Jdi Nappeun Namja,,,

    Trus Brrya Yh Thor,,,,

  5. yeah happy ending ^^
    meskipun dari awal agak nyesek baca.y terakhir wiihh senang benget hehehe :3
    sumpah keren (y)
    aku tunggu ff selanjut.y

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s